Pertahankan Titel Pemain Terbaik, Ingin Tembus Amerika

SKILL TINGGI : Abraham Renoldi Wenas ketika akan melakukan lemparan bebas saat berlaga di Honda DBL East Kalimantan Series 2013.
Jika gelar Most Valuable Player (MVP) putri direngkuh Marginata Suryatiningrum, kapten tim basket putri SMA 3 Samarinda, untuk tim putra disabet Abraham Renoldi Wenas. Remaja kelahiran Balikpapan 5 Juni 1996 ini menjadi bintang basket selama ajang Honda Development Basketball League (DBL) East Kalimantan Series 2013.
PENOBATAN MVP sekaligus membawa timnya menjuarai Honda DBL musim ini, dijadikan patokan untuk bermain lebih baik dan bukan sebagai beban. Mengingat laga final dramatis pada Sabtu (16/2) lalu di GOR Segiri Samarinda, bersama timnya, pesta poin ditunjukkan untuk menundukkan tim SMA 5 Balikpapan.
Skill individu juga dipertontonkan sang kapten yang akrab disapa Wenas. Serangan cepat yang dibangun mampu merepotkan pertahanan lawan. Dribble tingkat tinggi, shooting yang akurat selalu menjadi sorotan. Berkali-kali dia mencetak poin untuk kemenangan timnya. Sejumlah wasit bahkan yang memuji dan memberi standing applauseatas kualitas permainannya itu.
Meraih gelar MVP tentu suatu hal yang istimewa baginya. Mengalahkan 372 pebasket putra dari 31 tim se-Kaltim merupakan torehan yang luar biasa. Sebab itu, pebasket berpostur 173 cm ini bertekad mempertahankan titel sebagai pemain terbaik Honda DBL 2013.
“Tetap harus latihan, agar tetap menjadi terbaik di mata orang. Sehingga, tidak ada yang bilang salah untuk memilih saya sebagai pemain terbaik putra musim ini,” kata pemain 17 tahun ini.
Wenas mengaku gelar MVP yang disabetnya ini merupakan hadiah tambahan dari ajang Honda DBL musim ini. Sukses merebut kembali gelar champion pada 2009 silam merupakan kebanggaan baginya.
“Saya sangat bangga bersama teman-teman lain bisa menjuarai laga basket musim ini. Sedang, bonus sebagai pemain terbaik ini akan saya jaga baik-baik dengan meningkatkan kualitas permainan saya,” beber anak dari pasangan Anton Minggus Wenas dan Endang Sulistiawati ini.
Penyuka warna hijau itu mengaku total bermain basket karena terinspirasi dari sang ayah. Melihat kesuksesan ayah di dunia olahraga voli, Wenas pun bertekad bisa menyamai keberhasilan ayahnya. “Saya ingin mengikuti jejak papa yang selalu menang setiap pertandingan voli. Tapi saya juga ingin membuatnya bangga walau di bidang basket,” tutur pemain bernomor punggung 6 ini.
Sama seperti tahun lalu, League DBL First Team juga diraih Wenas. Bersama sembilan pemain lain yang terpilih, dia akan mengikuti DBL Camp di Surabaya pada Juni 2013 nanti.  Penyeleksian ketat akan dilakukan bersama pemain first team se-Indonesia, mereka berkesempatan berangkat ke Amerika Serikat.
“Di Surabaya nanti, saya akan lebih giat latihan. Berjuang habis-habisan agar tidak kalah saing dengan kompetitor lain, apalagi pesaingnya seluruh Indonesia,” tutup siswa kelas 2 SMA 1 Balikpapan ini. (*/lia/ibr/k1)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s